“MEREKA TETAP PEDULI”

Upaya tanpa kenal lelah ini mendapatkan berbagai pujian baik secara lokal maupun nasional. Sabtu 7 Februari 2009 lalu, melakukan Pertemuan guna menetapkan langkah-langkah proaktip kedepan mulai dari lingkungan kerja masing-masing dan diwaktu-waktu tertentu bergerak keluar khususnya ke Timika. Hal ini dilakukan sebab di Timika terdapat puluhan bar/pub dan panti-pijat yang mempekerjakan para karyawan umumnya wanita muda tanpa dibekali pengetahuan yang memadai mengenai bahaya HIV/AIDS.

Memang miris juga, namun dengan suatu tugas mulia untuk ikut menyelamatkan generasi kita dari keterpurukan dan kehancuran yang disebabkan oleh virus mematikan diatas. Dengan menggunakan sepeda motorpun tidak menghalangi mayoritas Relawan yang hadir dalam pertemuan ini walaupun diterpa kebisingan dari berbagai kendaraan bermotor, belum lagi sengatan panas matahari di Timika. Tempat pertemuan dilakukan di Hotel Anggrek (melati) tanpa dipungut biaya berkat loby teman-teman.

Para Relawan secara kasat mata bisa melihat kenyataan yang ada di Timika bahwa ada banyak rumah ibadah, maka tidak pelak lagi, pembangunan iman seseorang perlu disertai pembangunan tabiat dan moral hingga semakin banyak pasangan yang setia kepada pasangannya masing-masing. Selain itu, suksesnya para Relawan HIV/AIDS ditentukan oleh Peran Aktif Anggota, Program Terarah, dan yang tidak kalah pentingnya adalah Dukungan semua Pihak selama ini termasuk Managemet PTFI. Apabila ini bisa ditingkatkan untuk direalisir, para Relawan percaya bahwa program kerja nya bisa membuahkan hasil yang lebih positip.

Winny Mambu asal daerah Nyiur Melambai Sulut, salah seorang Relawan HIV/AIDS yang akrab disapa Win, menegasakan bahwa yang diperlukan saat ini hanyalah komitmen terpadu dari semua pihak terkait dalam menangani masalah HIV AIDS ermasuk dan tidak kalah sulitnya adalah bagaimana bisa menghilangkan stigma buruk terhadap penderita HIV/AIDS di tengah lingkungan masing-masing termasuk lingkungan kerja tentunya.

Menurut Pak Jairun Hutahaean, yang juga merupakan salah satu relawan HIV/AIDS asal Tapanuli, dengan kita melihat bahwa penyebab utama penularan HIV/AIDS adalah melalui hubngan seksual ( 98%) maka yang perlu dilakukan adalah dengan meningkatkan ketaqwan kita sebagai umat beriman, apapun agama yang kita anut, agar beragamalah dengan baik. Beliau menambahkan bahwa banyak perselingkuhan diawali karena pihak wanita tidak tahan lagi didera KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Itulah sebabnya agama bisa merem perangai buruk seseorang, namun diatas semua ini, kita harus mulai dari diri kita dulu. Semua peserta mengamini pendapat ini. Kedepan, tim Relawan berupaya untuk lebih proaktif melakukan penyuluhan mengenai HIV AIDS dengan langsung memberikan pembekalan ke tempat yang berisiko tinggi seperti Lokasi PSK, Bar/Pub, Panti Pijat, dll.

Sudah barang tentu, yang bertugas harus berupa tim sehingga bisa dijamin tidak akan terpengaruh dengan target audience. Pelaku tunggal (perorangan) memang dilarang oleh tim Relawan, siapa tahu iman seseorang belum bisa diandalkan. Bulan Mei nanti, akan ada kegiatan yang sifatnya Nasional yaitu Renungan Aids Nusantara, yang diperkirakan akan dilaksanakan di kota Timika/Kuala Kencana oleh PHDC bekerjasama dengan KPA maupun pihak Relawan.

Dipenghujung pertemuan, semua relawan HIV/AIDS PTFI sepakat untuk melakukan tindakan nyata di tempat kerja masing-masing termasuk mengajak teman agar berprilaku positip, setia terhadap suami/istri. Itulah sekelumit mengenai kegiatan tim Relawan HIV AIDS PTFI yang walaupun tidak begitu populer dan terkenal, namun mereka memikul tanggung jawab mulia untuk menyelamatkan anak bangsa dari keterpurukan wabah HIV/AIDS didareah Mimika ini.


Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically each day to your feed reader.

No comments yet.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required)

(required)


online drugs online Canada pharmacy